Voting Buku VFP
2 04 2008Comments : 20 Comments »
Tags: VFP book needed
Categories : Voting
Desktop XP Interface (Part 1)
15 02 2007Akhirnya, project pengen bikin tampilan kayak desktop XP kesampaian juga.
Tahap 1, bikin class-class untuk DesktopBar-nya (Belum dikasih yg lain2nya, yg penting jadi dulu)
Tahap 2, Bikin Menunya (Belom dikasih icon dan warna)
Tahap 3, Gimana nanti deh…, tergantung mood…
PR (yang lagi terlintas di otak) :
Desktop : dikasih Desktop Icon, Jam, Calendar
Menu : Dikasih Icon dan Warna (waktu move,leave, dan click)
Start Menu : juga (akan ada Perubahan Global dari yg terlihat sekarang)
Comments : 15 Comments »
Tags: VFP GUI, VFP like XP Desktop
Categories : Koding
How to make a best form design in vfp (part 2)
27 01 2007Keterangan Gambar :
1. Title Bar
TitleBar : terbuat dari container yang didalamnya terdapat sebuah Label untuk menunjukan nama Titlebar dari form yang active saat form dijalankan.
2. DataEnvirontment+CursorAdapter (DE+CA) yang digunakan
DataEnvironment : DE sengaja saya keluarkan disini yang berguna untuk mengetahui dengan cepat ada berapa Table yang digunakan pada form ini.
CursorAdapter : Cursor/Data yang digunakan pada form ini.
Catatan : DE dan CA sudah dimodifikasi untuk melakukan penyesuaian terhadap datatype yang diambil dari serverSQL, contoh : pada field tanggal, format awal dari tanggal pada server adalah datetime , disini saya mengubah type datetime menjadi date saja (hanya field tertentu yang masih dipertahankan menjadi datetime).
3. MenuBar
Button (left to right)
a. New (Ket: NEDSU : New,Edit,Delete,Save,Undo)
b. Edit
c. Delete
d. Save (hanya digunakan jika data tidak membutuhkan form child, atau data yang hanya diubah melalui grid).
e. Undo (sama dengan d button)
f. Screen (Report to Screen / Preview)
Report ditampilkan langsung ke layar.
g. Printer (Report to Printer tanpa melalui preview)]
Report dicetak langsung ke printer.
h. SearchAll
SearchAll adalah pencarian data termasuk data yang tidak ditampilkan di Grid, artinya data yang ditampilkan tidak menjadi patokan untuk pencarian, dan berefek jika data diluar filter tanggal (lihat p button), maka tanggal filter (pButton) akan berubah rangenya (otomatis) sesuai data yang dipilih.
i. SearchPart
SearchPart digunakan hanya untuk pencarian data sesuai range yang ditentukan atau hanya pada data yang sedang tampil di Grid.
j. Top
Menuju data paling atas
k. Previous
Menuju data sebelumnya
l. Next
Menuju data berikutnya
m. Bottom
Menuju data terakhir
n. RefreshDatabase
Merefresh ulang data dari serverSQL, tanpa mengufah format filter yang sedang aktif.
o. ReportToExcel
Melaporkan data langsung ke excel.
p. DateNavigation
DateNavigation (DN) : hanya digunakan bila data yang ditampilkan menggunakan range tanggal, hal ini biasa ada pada data transaksi, dan jika data yang ditampilkan adalah data master yang tidak menggunakan tanggal, maka DN di hide (tidak ditampilkan).
4. MenuTab
MenuTab adalah group dari menu yang ditampilkan
5. MenuButton (MB)
Menu Button adalah kumpulan dari data/Grid yang ditampilkan (keterangan berikutnya ada pada GridData). Dibuat menggunakan OptionGroup & OptionButton.
6. GridData
GridData (GD) : GD disimpan didalam sebuah Pageframe, yang masing-masing page terdiri dari satu grid atau lebih, sesuai kebutuhan form yang berlaku.
Susunannya adalah : Pageframe-Page(s)-Grid
Pageframe dicontrol oleh MB, (lihat gambar), Jika 1.Price Group ditekan maka akan berada pada Page1, begitu juga dengan 2.Price Master, jika ditekan maka akan aktif pada Page2.
Keterangan Global :
a. GD, Show data dikontrol oleh filter dari tanggal (jika ada : lihat DN) + Filter Data jika dia adalah sub dari page1.
Contoh data :
Price Group :
Harga Jakarta,Harga Surabaya
Price Master :
Jika page 1 row yang sedang disorot adalah Harga Surabaya, maka ketika Page 2 aktif maka hanya menampilkan Data sub dari Harga Surabaya (keterangan bersambung ketika Gambar untuk Page2 / Price Master dibahas).
b. Grid bisa digunakan sebagai data entry atau data show only.
Jika sebagai data entry, maka ketika ada perubahan data berefek pada control button (NEDSU), dan row grid tidak akan berpindah jika data belum di Save atau Undo (LockedGrid).
Jika sebagai Data Show Only, Maka tombol Save&Undo, di Disable.
c. Menu Button, bisa saling berkaitan antara tombol 1 dan 2, bisa juga tidak berkaitan, tetapi masih satu rumpun.
Contoh :
Form Customer : 1. Cust. Group, 2. Cust.Status, 3. Cust Entry, 4. Cust. History.
Cutomer Group dengan Customer Status tidak saling berkaitan, akan tetapi karena dia adalah bagian dari form customer,sebab kedua data diatas digunakan ketika input data customer, maka dia dimasukkan dalam form ini, inilah efisiensi yang saya maksud dari pada form ini.
Nah yang di link adalah page3 dan 4, yaitu Cust Entry dan Cust History, artinya data pada Cust History terfilter sesuai dengan row customer yang sedang aktif, jadi Cust History ini hanya menampilkan data per customer, nah pada page ini baru DN ‘mungkin’ digunakan (page1-3 tidak butuh DN).
d. Masih berkaitan pada c (keterangan diatas/sebelumnya), Cust. History, bisa berbentuk data atau grafik, contoh :
Cust History :
a. Grafik total piutang customer Group by month,transaction, etc.
b. Grafik piutang customer (Aging piutang)
c. Grafik total pembelian customer terhadap barang (barang yg paling banyak dibeli)
Jadi ketika ada upgrade product yg sering dibeli, kita bias langsung kirim email ke dia, sebab dia paling sering beli ‘ntu barang…, (hehehe…, canggih yak…, pasti ente dibilang analyst yg hebat…)
Kenapa harus menggunakan ini…, biar manager yg bersangkutan, gak perlu buka-buka banyak report, kan highlightnya udah ada disini semua….., apapun informasi yang management butuhkan sudah terlihat disini. (dijamin mahal deh program ente…)
Note : this is a Genius Idea (Please don’t try this at home…, eh salah… DIWAJIBKAN UNTUK DIIKUTI)
Gilaaaa…., jam 12 malem gue ngetik ini…, abis koding lagi gak mood….
Tidur ahhhh…., dah jam 1….., minum dopping dulu biar besok kerja fit…
Bersambung lageeee…..
Comments : 10 Comments »
Tags: Build Your Own Framework with Visual FoxPro
Categories : Koding
How to make a best form design in vfp (part 1)
13 01 2007
Sebelumnya saya mohon maaf,
saya bukanlah orang pintar yang ingin menggurui orang lain, dalam diri saya masih banyak kekurangan, dan karena saya memiliki ilmu yang sangat sedikit ini, maka saya ingin memberikannya/mengamalkan kepada orang lain.
Pelajaran pertama yaitu :
Membuat sebuah form yang terbaik, yaitu dengan berdesign apik (cukup enak di pandang), “MULTI GUNA”.
hmmmm…., inilah yang saya idam-idamkan dari dulu…..
Pertanyaan awal.
Bagaimanakah kita membuat sebuah form master ?
yaitu caranya adalah membuat sebuah form untuk masing masing master yang akan digunakan.
contoh :
1. Form Price Group (Group dari harga jual).
2. Form Price Master (Sub group dari harga jual / harga jual yg akan di kenakan kepada customer).
3. Form yang masih berhubungan dengan harga jual.
4. Dan lain-lain.
Jawaban :
Nah disinilah pemecahan terhadap standarisasi semua programmer yang akan membuat form yang baik dan benar.
Lihat Gambar dibawah ini :
Dari gambar terlihat ada sebuah form yang menggabungkan semua form-form yang tadi saya sebutkan diatas.
Jadi Karena ini adalah Modul Harga, maka lebih baik saya gabungkan semuanya kedalam 1 form.
Apa alasannya ?
Karena customer atau pengguna program kita tidak perlu membuka banyak form dalam 1 layar, jika hanya ingin tahu dan atau merubah data dari harga. Dan inilah yang terbaik yang kita berikan kepada customer.
bersambung…..
Comments : 15 Comments »
Tags: Build Your Own Framework with Visual FoxPro
Categories : Koding


![Software – Software Bisnis Business Software [ AIR SOFTWARE ]](http://airsoft.890m.com/templates/beez/images/airsoft2_web2_style.png)
Recent Comments